$type=grid$count=4$tbg=rainbow$meta=0$snip=0$rm=0$label=0$hide=post

Ada Apa dengan Kapolri? (1)

Politik / Nasional
Selasa, 05 Februari 2008
MARGAWATI RAHAYU SIMARMATA

Kapolri Jenderal Sutanto dinilai minus dalam menjalani komunikasi dan koordinasi di internal Kabinet Indonesia Bersatu.

INILAH.COM, Jakarta – Sudah 2 tahun 8 bulan Jenderal Sutanto jadi Kapolri. Lumayan lama. Hasilnya? Ada sejumlah prestasi, tentu. Tapi, ada juga sejumlah catatan minus. Ia, misalnya, termasuk bermasalah dalam menjalani komunikasi dan koordinasi di internal Kabinet Indonesia Bersatu.


Jumat (1/2), atas nama pimpinan DPR-RI, Wakil Ketua DPR-RI Soetarjo Soerjoeguritno dari Fraksi PDI Perjuangan mengirimkan surat teguran resmi kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Ihwalnya, sudah empat kali Menkopolhukkam Widodo AS menolak hadir dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi III DPR-RI.

Mengapa Komisi III DPR-RI sebegitu mendesak ingin berdialog dengan Menkopolhukkam Widodo AS? ‘Curhat’ Kapolri Jenderal Sutanto dalam rapat-rapat dengan Komisi 3 DPR-RI selama ini jadi salah satu penyebab.

Kepada INILAH.COM, Senin (4/1) di Jakarta, Ketua Komisi III DPR-RI Trimedia Pandjaitan mengatakan, Polri sering mengeluh soal Kejaksaan. Bahwa langkah-langkah kepolisian acap terhambat di Kejaksaan.

Selain itu, kata Trimedia, Kapolri mengaku selama ini kesulitan menuntaskan perkara-perkara korupsi yang melibatkan jajaran birokrasi, misalnya gubernur, bupati, dan walikota karena surat izin pemeriksaan yang diajukan Polri kepada presiden selalu menumpuk di Kantor Sekretariat Negara.

Kepada INILAH.COM, Selasa (5/1) pagi, anggota Komisi I DPR-RI Almuzzamil Yusuf dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera menuturkan, semasa ia masih bertugas di Komisi III, Mabes Polri pernah bermasalah dengan Departemen Kehutanan dalam penanganan kasus penebangan liar (illegal logging). Juga dengan Mabes TNI saat pembahasan RUU Keamanan Nasional.

Berdasarkan informasi ini, setidaknya ada beberapa Kantor Kementerian atau pejabat setingkat menteri, terkendala dalam berkoordinasi dengan Kapolri Jenderal Sutanto. Mereka adalah Menteri Kehutanan MS Kabban, Mensesneg Hatta Rajasa, Jaksa Agung Hendarman Supandji, dan Panglima TNI (sebelum ini) Marsekal Djoko Suyanto.

Apa apa sebenarnya dengan Kapolri Jenderal Sutanto? Apakah Presiden SBY dan Wapres JK mengetahui kusutnya koordinasi kerja di internal Kabinet Indonesia Bersatu? Apakah kedua pemimpin itu tahu salah seorang pembantu mereka terkendala dalam menjalin koordinasi lintas departemen?

Almuzzamil Yusuf, anggota Komisi I DPR-RI dari Fraksi PKS mengatakan, kusutnya koordinasi itu harus mendapat perhatian serius dari Presiden SBY dan Wapres JK.

“Kenapa begitu banyak kendalanya? Memang betul, urusan kepolisian adalah urusan paling sensitif karena mendapat sorotan tajam dari masyarakat. Tapi, mengapa dialog antarpembantu presiden tidak cair?” tanya Almuzzamil.

Menurutnya, ketidakcairan dialog Kapolri dengan sejumlah pembantu presiden di kabinet bisa jadi karena gaya kepemimpinan Presiden SBY yang membuat para pembantunya terbentur pada masalah komunikasi.

“Tapi, belum tentu juga karena gaya kepemimpinan Presiden SBY. Bisa juga ada ada ego sektoral yang terlalu dominan. Artinya, Mabes Polri ingin terlihat berhasil di bidangnya sehingga mengabaikan koordinasi dengan pembantu presiden yang lain,” lanjut Almuzzamil.

Almuzzamil mengharapkan agar Presiden SBY dan Wapres JK menjembati masalah ini. Presiden SBY, lanjutnya, harus mampu membangun rasa kebersamaan yang kuat di antara pembantunya di kabinet dan tidak membiarkan ada yang ingin menonjolkan diri sendiri.

Almuzzamil menghargai keterbukaan Kapolri dalam rapat-rapatnya dengan Komisi III DPR-RI sehingga parlemen bisa mengetahui permasalahan apa saja yang sedang dihadapi Mabes Polri.

“Kalau tidak ada keterbukaan seperti itu, kami dari DPR akan sulit melakukan pengawasan. Dan, kalau itu terjadi, pemerintah juga akan sulit melakukan introspeksi diri,” kata Almuzzamil.

Jika mau jujur, dalam masalah ini, mengapa Sutanto lebih suka ‘bernyanyi’ di depan anggota parlemen ketimbang menjalin komunikasi dan koordinasi yang sehat dengan sesama anggota kabinet? [Bersambung/I3]



COMMENTS

Name

Berita,34,Daerah,4,DPR,9,Galeri,11,Hukum,18,Kiprah,39,Konstituen,4,Lampung,1,Mancanegara,7,Media,2,Nasehat,4,Negara,2,Olahraga,3,Pemuda,3,Pictures,12,PKS,9,Politik,2,Profil,1,Rilis,4,Selayang Pandang,1,Twitter,1,Video,14,
ltr
item
ALMUZZAMMIL YUSUF : Ada Apa dengan Kapolri? (1)
Ada Apa dengan Kapolri? (1)
ALMUZZAMMIL YUSUF
http://www.almuzzammilyusuf.com/2008/02/ada-apa-dengan-kapolri-1.html
http://www.almuzzammilyusuf.com/
http://www.almuzzammilyusuf.com/
http://www.almuzzammilyusuf.com/2008/02/ada-apa-dengan-kapolri-1.html
true
8659056155022164892
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share. STEP 2: Click the link you shared to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy